Jumat, 01 Oktober 2010

Awas kurang tidur jadi pelupa


Kurang tidur memang tidak menyebabkan seseorang merasa lelah atau mudah emosi. Namun kurang tidur ternyata memengaruhi kinerja otak sehingga menyebabkan pikiran seseorang cenderung pelupa atau primitif. Hasil penelitian tersebut dirilis pada Rabu (24/10/2007) kemarin.

Hasil gambar otak pada pria dan wanita yang sebelumnya diberi perlakuan tidak tidur selama dua hari memperlihatkan perubahan pada otaknya. Aktivitas yang diulang tersebut membuat ketenangan dan rasional prefrontal cortex mengalami ketidakseimbangan atau disebut amygdala.

"Kurang tidur yang berlebihan membuat otak membalikkan pola primitif aktivitas seseorang. Hal tersebut berimbas pada tidak mampunya pengalaman emosional diambil kembali dan dibatasi, termasuk daya respon seseorang” ujar Matthew Walker dari Universitas California Berkeley, pemimpin penelitian tersebut.

Kehilangan waktu tidur dapat membuat seseorang kehilangan daya ingatnya, bahkan terhadap pengalaman terbarunya. Dan pekerja laboratorium mencatat ada sebuah perbedaan dalam perilaku seseorang yang kurang tidur dengan yang cukup tidur.